Kisah Para Rasul 2: 1: “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.”. Yang dimaksud dengan ‘suatu tempat’ tidak diketahui dengan pasti. Mungkin ruang atas yang ada dalam Kisah Para Rasul 1:3 dan mungkin juga suatu tempat dalam Bait Allah (bdk. Luk 24:53). Tetapi yang pasti tempat itu ada di kota Yerusalem. Leydekker Draft: Maka djadi bahuwa berhimponlah marika 'itu sama 2 sontokh satahon lamanja didalam djamaxat, dan meng`adjarlah sakawan 'awrang banjakh: dan bahuwa pada pertama kali di-`Anthakhija segala murid 2 'itu disebut 'awrang Mesehhij. AVB: setelah menemuinya, dibawanya ke Antiokhia. Selama setahun kedua-duanya berserta dengan jemaah dan Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th. Rasul Paulus setelah dalam Filipi 1:1-26 berbicara tentang dirinya sendiri (baik situasi, pengalaman, kerinduan dan harapannya) selama ia berada dalam penjara (Filipi 1:7, kemungkinan di Roma, bdk Kisah Para Rasul 28:16-31), maka ia kemudian menasihati jemaat Filipi supaya mereka bertekun dalam iman (Filipi 1:27-30) dan tetap bersatu dengan meneladani Kristus Setelah kita bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maka saat itu juga kita menerima Roh Kudus dalam hidup kita (Kisah Para Rasul 2:38). Roh Kudus memberikan setiap orang percaya karunia-karunia yang berguna untuk melayani dalam Tubuh Kristus dan sesama (1 Korintus 12:4-11). Vol. 3, No. 1 (2022): 11 "Kekuatan Aliansi Sebagai Dasar Ekskalasi Pertumbuhan Gereja Berdasarkan Kisah Para Rasul 2:46-47." Integritas: Jurnal Teologi 3, no. 2 (December 2021): 148-159. Tetapi Paulus sendiri dalam Gal 1:18; 2:1 dst; bdk Kis 4:13, berkata bahwa hanya dua kali mengunjungi Yerusalem. Perbedaan antara Kisah para rasul dan Galatia barangkali disebabkan oleh karena Lukas menggabungkan sumber-sumbernya. Mungkin kunjungan yang disebut dalam Kis 11:29 itu sama saja dengan yang disebutkan dalam Kis 15:2. SABDAweb Kis 2:11. baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." AYT (2018) orang-orang Kreta dan Arab. Kita mendengar mereka berbicara dengan bahasa kita tentang perbuatan-perbuatan besar Allah.” 1:2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. 1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada Kisah Para Rasul 2:1-13 adalah kisah pencurahan Roh Kudus yang terjadi pada perayaan Pentakosta di Yerusalem. Api berfungsi menyucikan karena itu orang yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus akan menunjukan perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Api selalu menyebar dan membakar. Bahwa orang-orang Yahudi yang percaya menentang hal itu (ay. 2-3). Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat, yaitu orang-orang Yahudi yang telah dipertobatkan dan masih memelihara pentingnya sunat, berselisih pendapat dengan dia. Mereka mengecam perbuatan Petrus yang telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka Kisah Para Rasul 1:1-11 - “(1) Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, (2) sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintahNya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilihNya. TBNETBibleYUN-IBRRef. SilangNamaGambarHimne. Boks Temuan. Kisah Para Rasul 1:1-11. Konteks. Roh Kudus dijanjikan. 1:1Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama1 a aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkanb Yesus, 1:3), bahkan gereja mula-mula mengakui bahwa Lukas adalah penulis dari kitab Kisah Para Rasul2. Banyak sejahrawan membuktikan bahwa Kisah Para Rasul merupakan sejarah rasul-rasul setelah kenaikan Tuhan Yesus dan peristiwa pencurahan Roh Kudus. Kegiatan para 2 Witness Lee, Pelajaran Hayat Kisah Para Rasul (Surabaya: Yayasan perpustakaan Injil PENGANTAR. ‘Kisah Para Rasul’ (Yunani praxeis apostolon) adalah judul yang diberikan, sejak tahun-tahun terakhir abad 2, pada bagian kedua sejarah permulaan Kekristenan, yang bagian pertamanya kita kenal sebagai ‘Injil menurut Lukas’. Kitab Kisah Para Rasul merupakan lanjutan dari Injil Lukas yang ditulis oleh seorang kafir yang dikenal Klinkert 1863: Maka kapan soedah sampe {Ima 23:15; Ula 16:9} hari Pantekosta, dia-orang samowa ada berkoempoel {Kis 1:14} dengan satoe hati. Melayu Baba: Dan bila hari Pentekosta sudah sampai, smoa-nya ada bersama-sama dalam satu tmpat. z0z8mJ9.

kisah para rasul 2 1 11